BERBAGI

Virus bukan saja dijangkit oleh manusia, tetapi virus juga bisa menjangkit perangkat-perangkat elektronik seperti handphone dan komputer.

Virus diciptakan oleh orang yang bernama “cracker”, selama ini orang selalu mengira bahwa virus di ciptakan oleh “hacker”. Sang cracker menciptakan virus memiliki tujuan nya seperti mengendalikan sebuah komputer atau pun ponsel ataupun bisa di gunakan untuk mencuri data-data seseorang.

Virus akan menjangkit ke sebuah sistem ketika sebuah sistem itu begitu terkenal, seperti kalau di komputer, para cracker akan menyerang sistem operasi Windows, karena sistem operasi Windows begitu banyak di pakai komputer-komputer di seluruh dunia.

Ketika sebuah pengguna Komputer terjangkit sebuah virus, maka mereka pun memakai antivirus untuk menghilangkan virus di komputer. Begitu banyak antivirus yang ada di dunia dan mereka pun mengklaim sebagai antivirus paling jitu untuk menghilangkan virus.

Sebuah antivirus di komputer adalah sebuah kewajiban. Tapi apakah antivirus di ponsel juga harus wajib di pasang?

Seperti dikutip laman kompas.com, senin (13/03/2017). Pengguna tak wajib memasang aplikasi antivirus untuk melindungi gadget dari serangan Program jahat dan sejenisnya. Itu dikarena sistem di komputer dan di ponsel berbeda.

Di Komputer, virus bisa menyusup ke dalam sistem hanya karena pengguna mengunjungi situs berisi program jahat menggunakan browser yang tidak memiliki perlindungan.

Sedangkan pada android, pola serangan tidak akan terjadi semudah itu. Pasalnya, pengguna mesti mengklik atau memberi persetujuan pada notifikasi tertentu agar bisa memasang aplikasi yang sumbernya dari luar Google Play Store.

Google Play Store sendiri sudah memiliki perlindungan berlapis. Berbagai aplikasi yang diunggah untuk ditawarkan dalam daftar milik Play Store akan mengalami pemindaian komputer dan manusia. Alhasil, virus akan lebih sulit untuk menyusup.

Cara Terhindar Dari Virus Di Ponsel.

  1. Hindarilah menginstal aplikasi di luar Google Play Store, tetapi jika memang aplikasi itu pihak ketiga, pastikan memasang dari sumber terpercaya. akan tetapi kalian juga haruslah tetap waspada. Toko aplikasi ini memang memiliki sistem keamanan, tapi bukan berarti anda bisa sembarangan memasang aplikasi ke ponsel.

    2. Jangan gunakan root access, karena root access sama saja ada membuka pintu selebar-lebarnya kepada virus. Memang menjalankan root access bisa dilakukan dengan aman, tapi tetap saja resikonya. Pasalnyam ada saja virus yang membutuhkan akses ini agar bisa berfungsi.

    3. Jangan pernah mengubah pengaturan keamanan bawahan di ponsel terutama yang memakai sistem operasi Android. Dalam menu pengaturan keamanan di seluruh ponsel yang bersistem Android terdapat satu kolom bernama “Unknown Source”,  untuk mengelola pemasangan aplikasi.

Sumber: Kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here