BERBAGI
Sumber foto: ABS-CBN

statusharian.com – Pesat jumlah agama Islam di Kanada membuat lonjakan permintaan makanan halal menikat. Berdasarkan sensus, jumlah umat Islam di Kanada mencapai 1.053.945 jiwa atau sekitar 3,2 persen dari total populasi penduduk.

“Ini adalah bisnis besar. Nilai bisnis ini di dunia mencapai 80 miliar dolar, di kanada sendiri nilai bisnisnya mencapai satu miliar dolar dan masih terus meningkat 10 hingga 15 persen,” jelas profesor dari Universitas Dalhouise di Halifax, Sylvain Charlebois, seperti dilansir dari laman Ctvnews Kanada yang dikutip oleh statusharian.com dilaman Republika, Sabtu (22/04/2017).

Masyarakat Kanada banyak mencari bahan-bahan produk halal di supermarket dan banyak juga masyarakat Kanada khawatir tentang makanan halal palsu. Maka pemerintah Kanada pun membentuk Otoritas Monitoring Halal Kanada (HMA).

Kepala Otoritas Monitoring Halal Kanada, Imam Omar Subedar mengatakan seperti dilansir dilaman Republika. “Malpraktik di industri halal telah terjadi sejak 2004 lalu.”

“Apa yang kita lihat benar-benar buruk, tidak ada etika, tidak ada kontrol, sangat menyedihkan,” jelas dia.

HMA mulai dibentuk pada tahun 2006 dengan sertifikat pertamanya untuk produk ayam.

Sebenarnya hal ini sangatlah menguntungkan Indonesi, sebagai negara dengan pemeluk terbesar di dunia, harus Indonesia bisa mengambil momentum ini.

Sumber: Republika | Wow menariknya

BERBAGI
Artikel sebelumyaScientific Linux 6.9 Hadir
Artikel berikutnyaQt Creator 4.2.2 Dirilis
Seorang pecinta sastra dan berharap suatu saat bisa membantu seseorang yang mengalami kesusahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here