BERBAGI
Sumber foto: AP

statusharian.com – Seperti dikutip Japantoday, selasa, 20 Juni 2017. Badan Rumah Tangga Imperial mengatakan pada hari Senin bahwa akan mengumumkan perkawinan putri mako dengan teman sekampusnya Kei Komuro pada tanggal 8 Juli.

Setelah pengumuman kepala kantor Shinichiro Yamamoto, putri Mako, 25, dan calon tunanganya, Kei Komuro yang berusia 25 tahun, akan mengadakan konferensi pers bersama pada hari yang sama, kata agensi tersebut.

Badan tersebut memilih tanggal tersebut, yang jatuh pada hari Sabtu, sehubungan dengan dampak yang mungkin terjadi pada pekerja Komura. Saat ini, Komura bekerja pada kantor hukum. Selain itu, Komura juga pernah menjadi “pangeran laut” dalam rangka mempromosikan pantai untuk kota Fujisawa di selatan Tokyo.

Menurut agensi tersebut, diperkirakan perkawinan antara putri Mako dan Kei Komura akan diadakan pada tahun depan.

Pertunangan ini menjelaskan kebutuhan mendesak untuk mengatasi masalah ukuran keluarga kerajaan Kekaisaran Jepang yang semakin berkurang karena para putri tidak bisa menjadi permaisuri yang berkuasa dan harus menghapus gelar bangsawannya.

Berdasarkan undang-undang Jepang, negara harus membayar tujangan setelah status bangsawan perempuan menghilang menyusul pernikahan dengan orang biasa.

Saat putri Sayako – tante putri Mako – menikah pada tahun 2005, ia menerima sekitar 15 juta yen.

Dengan mengajukan permintaan pernikahan, putri Mako tidak lagi menjadi keluarga kekaisaran dan akan diberikan hak memilih serta dipilih.

Japan Today | BBC Indonesia

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here