BERBAGI

statusharian.com – Pada hari Senin (17/07/2017) Kemenkominfo akan memblokir aplikasi chat Telegram, hal ini sontak menganggetkan warganet. Di antara mereka ada setuju dengan pemblokiran dan ada juga yang tak setuju dengan pemblokiran ini.

Belum jelas alasan kenapa Kemenkominfo memblokir, akan tetapi beberapa sumber berita mengatakan bahwa Telegram sering di pakai kalangan teroris untuk berkomunikasi.

BACA JUGA: Telegram akan di blokir di Indonesia

Seperti apa nantinya alasan Kemenkominfo, kita tunggu saja hari Senin. Tapi, sebenarnya tentang pemblokiran Telegram, Indonesia bukanlah negara pertama yang memblokir aplikasi yang terkenal dengan keamanannya. Ada juga negara selain Indonesia yang memblokir Telegram.

Meskipun dibuat oleh orang Rusia, Ternyata pemerintah Rusia pernah mengacam akan memblokir Telegram bila Telegram tak memberikan informasi kepada pemerintah mengenai perusahaan di balik Telegram, pemerintah Rusia menunduh melanggar peraturan mereka.

Selain terkenal di negaranya, aplikasi chat Telegram cukup populer di Iran, hal ini terbukti dengan jumlah 40 juta pemakai aktif. Tapi, pada April lalu pengadilan Iran memutuskan untuk menutup layanan panggilan suara, voice call Telegram, namun menurut laman The Star, penutupan fitur layanan Telegram tersebut tidak terlalu jelas.

Akan tetapi banyak orang menduga bahwa penutupan layanan tersebut dikarenakan saluran reformis di Telegram. Tapi, banyak juga yang menduga pemblokiran ini untuk melndungi perusahaan ponsel domestik.

Selain Iran, ada juga Arab Saudi yang membatasi aplikasi chat ini, hal ini berdasarkan cuitan sang CEO Durov pada tahun 2016, Durov mengatakan bahwa benar traffik telegram di Arab Saudi begitu terbatas. Tapi, ia tidak mengetahui alasannya.

Ada juga Cina yang sudah memblokir Telegram pada tahun 2015, seperti ditulis Hong Kong Free Prees, alasan pemblokiran ini dikarenakan Telegram membantu pengacara HAM, yang saat itu menjadi target negara, berkoordinasi untuk menyerang pemerintah.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here