BERBAGI

statusharian.com – Di awal bulan lalu, pengembang distro Linux Mint telah meluncurkan Linux Mint 18.2 Sonya yang membawa banyak pembaruan. Kini para pengembang sedang melanjutkan siklus selanjutnya yang membawa banyak pembaruan juga.

Menurut laporan dari pengembang Linux Mint, Clement Lefebvre, untuk Linux Mint 18.3 akan membawa banyak pembaruan, termasuk perkakas sotfware source yang berhasil di alihkan ke GTK+3.

Selain itu, menurut pengembang Linux Mint 18.3 sudah menyematkan fitur HybridSleep ke distro Linux Mint.

Apa itu HybridSleep?

Fitur HybridSleep merupakan fitur penggabungan antara Hybernate dan Sleep. Jadi ketika komputer dimatikan, setiap proses yang sedang berjalan akan disimpan di RAM dan hardisk sekaligus.

Ketika masih ada power yang mengalir, maka proses yang tersimpan di RAM tetap ada. Namun, jika komputer kehilangan power, maka proses akan di simpan ke hardisk.

Ketika komputer dinyalakan kembali, komputer akan melihat apakah proses di RAM masih ada atau tidak. Jika masih ada, maka komputer akan menggunakan. Tapi, jika tidak ada maka komputer akan menggunakan hardisk.

HybridSleep menggabungkan kelebihan antara Hibernate dan Sleep.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here